Menanggapi klaim produk herbal dari Hadi Pranoto yang dapat menyembuhkan COVID-19


Baru saja selesai kasus klaim produk kalung anti corona, kini muncul lagi produk herbal yang di klaim dapat menyembuhkan pasien COVID-19. Produk ini datang dari salah seorang yang mengaku dirinya sebagai ahli mikrobiologi, sebut saja namanya Hadi Pranoto.

Hadi Pranoto akhir-akhir ini menjadi sosok viral dan menjadi perbincangan publik, bahkan di beberapa stasiun televisi di undang untuk di mintai keterangannya terhadap klaim produknya yang dapat menyembuhkan pasien COVID-19.

Lalu pertanyaannya, Apakah produk ini benar-benar bisa menyembuhkan pasien COVID-19?

Sebelum kita membahas lebih jauh tentang benar tidaknya klaim produk ini bisa menyembuhkan pasien COVID-19, ada lebih baiknya saya akan memaparkan sedikit kejanggalan yang saya temukan dari produk ini, mari kita bahas.

Produk ini tidak terdaftar di situs cekbpom.pom.go.id

Dalam beberapa kanal berita, disebutkan Hadi Pranoto mengklaim produknya yang bernama Bio Nuswa telah mengantongi izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dengan Nomor POM TR203636031, tapi setelah saya cek hasilnya Nihil. Tidak ada produk yang terdaftar dengan nama Produk Bio Nuswa dan dengan Nomor POM tersebut, saya tidak paham apakah sebelumnya memang produk ini sudah terdaftar atau tidak di BPOM, akan tetapi lalu di hapus.

Produk ini tidak jelas jenis Obat Tradisional nya.

Saya mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan No. 007 Tahun 2012 tentang Registrasi Obat Tradisional dan Peraturan Kepala BPOM No.HK.00.05.41.1384 Tahun 2005 tentang Kriteria dan Tata Laksana Pendaftaran Obat Tradisional, Obat Herbal Terstandar dan Fitofarmaka. Bahwa disebutkan obat tradisional dibagi menjadi 3 jenis yakni Jamu, Obat Herbal Terstandar, dan Fitofarmaka.

Kita lihat dari jejak digital wawancara Hadi Pranoto, yang sempat mengatakan bahwa produk nya tersebut telah melewati berbagai uji diantaranya adalah uji pra klinis dan klinis. Saya pastikan klaim ini tidak benar, jika benarpun harusnya produk ini sudah terdaftar di situs cek bpom dengan deskripsi sebagai produk Fitofarmaka.


Katanya, produk ini Antibody yang bisa di minum langsung.

Tentu saya belum pernah mendengar antibody bisa di minum langsung, secara teori ketika antibody itu kita makan atau minum secara langsung tanpa melalui mekanisme seperti vaksin sudah di pastikan akan hancur setelah sampai ke dalam lambung, kecuali produk ini memiliki pembawa (Exipient) yang mampu mencegah antibody tersebut terdegradasi di lambung oleh asam lambung.

Terakhir, terkait pertanyaan benar tidaknya klaim produk ini bisa menyembuhkan pasien COVID-19, apalagi sempat di klaim dapat menyembuhkan pasien COVID-19 dua sampai tiga hari saja. Saya rasa tidak benar atau bisa di katakan Informasi ini Salah, saya pastikan jika produk ini tidak benar bisa menyembuhkan COVID-19 apalagi secepat klaim pembuatnya, kalaupun benar bisa menyembuhkan maka sudah barang wajib pak Hadi Pranoto di hadiahi penghargaan Nobel oleh dunia penelitian.

Pesan saya :

Pinter-pinter memilih produk, jangan langsung percaya kepada produk tersebut apalagi hanya mengandalkan Testimoni yang tidak jelas. bisa saja testimoni itu di buat-buat, obat herbal tidak di klaim bisa menyembuhkan akan tetapi dapat membantu proses penyembuhan penyakit.


Sekian,

Salam sehat

 


1 Comments