OJT Penulisan Resep untuk perawat dan bidan dalam meningkatkan mutu pelayanan

Jumat 20 November 2020, Unit Farmasi dalam hal ini saya sebagai Apoteker Pengelola Obat bersama  Tenaga Teknis Kefarmasian Puskesmas Sekotong (Eka Fatmala H.,Amd.Far) diberi kesempatan untuk melakukan OJT (On Job Training) Penulisan Resep untuk Bidan dan Perawat di Puskesmas Sekotong.

OJT Penulisan Resep ini merupakan tindak lanjut temuan hasil skrining resep yang dilakukan oleh Unit Farmasi Puskesmas Sekotong pada bulan sebelumnya (Agustus-September), yang dimana hasilnya kepatuhan penulisan resep di semua unit pelayanan masih belum mencapai angka 100% disetiap item skrining resep (dapat dilihat datanya pada gambar dibawah).

Skiring resep atau biasa dikenal dengan istilah pengkajian resep merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh Apoteker dan atau Tenaga Teknis Kefarmasian dalam mengkaji sebuah resep yang meliputi pengkajian administratif, farmasetis, serta farmakologi, dimana skrining resep dilakukan sesaat resep diterima di unit pelayanan farmasi.

Pengkajian resep yang dilakukan unit farmasi Puskesmas Sekotong menggunakan dua cara, yakni cara manual (langsung dilakukan skrining didalam resepnya) dan via aplikasi menggunakan aplikasi RELASI.

Penting untuk diketahui, ketidak sesuaian dalam penulisan resep ini tentu akan berdampak pada menurunkan mutu dari pelayanan bahkan dapat mengakibatkan terjadinya insiden pada saat pemberian obat (KNC, KTD, KPC dll), Untuk itulah saya dan Unit Farmasi diberi wewenang untuk melakukan OJT Penulisan Resep terhadap bidan dan perawat yang ada di Puskesmas Sekotong.

Alhamdulillah, walaupun OJT Penulisan Resep untuk Bidan dan Perawat sangat singkat, namun tidak mengurangi lancarnya acara dan antusiasme peserta OJT, apalagi saat saya dan unit farmasi memberikan tantangan kepada bidan dan perawat untuk menganalisa kekurangan resep-resep yang biasa mereka tulis sebelumnya.

Terakhir, Harapan saya semoga dengan OJT yang dilakukan ini dapat meningkatkan kepatuhan petugas dalam penulis resep di puskemas sekotong. Agar nantinya mutu dari segala aspek di Puskesmas sekotong makin meningkat.

Sekian,
Apoteker Firman